Politeknik POLGRI Banten menunjukkan komitmennya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan Pendampingan Keterampilan Guru di SMK Swasta Cilegon Melalui Pelatihan Computer Aided Design Untuk Meningkatkan Kemampuan Aspek Soft Skill.
Kegiatan PKM ini digelar di SMK BCA Cilegon, kelurahan Kalitimbang, kecamatan Cibeber. kota Cilegon selama tiga hari sejak Kamis-Sabtu (06-08/06/2024).
Acara Pendampingan Guru dan PKM dibuka Oleh Wakil Direktur (POLGRI) Politeknik PGRI Banten. Solihin. S.Kom..M.Kom dan di hadiri Oleh Kaprodi Manajemen Informatika POLGRI Banten. Reni Haerani, S.Kom., M.Kom.,P.HD. serta Kepala SMK BCA Cilegon.
Dalam hal ini. Solihin mengatakan. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian. tetapi juga pada pengabdian kepada masyarakat. Tahun 2024 ini POLGRI mendapatkan amanah berupa hibah dari kementrian pendidikan melalui salah satu dosen tetap POLGRI Banten yaitu ibu Reni Haerani. S.Kom., M.Kom., P.HD dosen tetap POLGRI sekaligus Kepala program studi manajemen Informatika yang tembus Hibah dari kementrian.
“Hibah ini juga kami kolaborasikan dengan sekolah yang ada di cilegon yaitu SMK BCA, dengan memberikan pendampingan kepada para Guru untuk bidang CAD. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan.” terangnya.
Selain itu. Solihin juga menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untukm membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Membangun kerjasama antara Politeknik PGRI Banten dan sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada dewan guru dalam bidang CAD (Computer Aided Desain) dan keterampilan lainnya yang relevan.
“Kami menyadari bahwa tantangan dalam dunia pendidikan semakin kompleks, terutama di era digital ini- Oleh karena itu, Politeknik PGRI Banten hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang kami miliki, agar dapat membantu para tenaga pendidik/guru guru di sekolah SMK BCA Cilegon untuk lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.


“Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara Politeknik PGRI Banten dengan sekolah ini. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat saling belajar dan berbagi pengalaman untuk kemajuan bersama,” sambungnya.
“Akhir kata, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, terutama kepada Kepala Sekolah, para guru yang telah menyambut kami dengan sangat baik- Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua,” tutupnya.
Sementara itu, Reni Haerani, Kaprodi Manajemen Informatika POLGRI Banten yang mendapatkan amanah hibah dari kementerian pendidikan mengatakan bahwa ini yang kedua kali nya dirinya mendapatkan hibah tersebut.
“Saya kedua kali mendapatkan hibah ini- Dan SMK BCA Cilegon ini menjadi mitra kebetulan ibu kepsek berkenan menjadi mitra untuk pengabdian masyarakat tim dosen hibah pengabdian- Tujuannya untuk meningkatkan soft skill para guru dan siswa terutama untuk jurusan teknik, karena menggambar atau AutoCAD software ini diperlukan sekali di dalam dunia kerja,” ucapnya.
Reni berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan bisa diterapkan Oleh para guru kepada siswa nya.
“Harapannya ini bisa diterapkan dan bisa dimanfaatkan apa yang sudah kami lakukan terhadap SMK BCA terutama para guru dan siswa jadi mudah-mudahan apa yang sudah disampaikan bisa bermanfaat untuk mereka bisa di manfaatkan lagi ketika Guru udah paham dengan AutoCAD software bisa mengajari lagi siswa nya,” tutupnya.
Sementara, Kepala SMK BCA Cilegon mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan Politeknik PGRI Banten bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset
dan Teknologi.
“Artinya inilah yang diharapkan sekolah, kalau kita mengharapkan dari pusat itu agak lama tapi kalau dengan bahu membahu dengan sekitar kita memiliki kerjasama dengan perguruan tinggi lebih cepat sampai efeknya kepada kami SMK, karena sekarang pelatihan-pelatihan itu khususnya di provinsi Banten itu lebih sedikit kita harus jemput bola dulu melalui PMM tapi karena memang di PMM itu di SMK belum terlalu banyak khususnya di bagian pendidikan vokasi nah ini sangat membantu sekali,” ucapnya.
la berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan kedepannya dan semoga perguruan tinggi yang lainnya pun memiliki rasa tanggung jawab untuk berbagi dengan lini dibawah nya yaitu SMK maupun SMP dan SD.
“Harapannya dengan kegiatan ini guru guru lebih tepat sasaran artinya kalau kemarin kan kita masih menggunakan lebih banyak manual teknik gambarnya manual dari pada pake software, setelah ini kedepannya anak-anak baik gurunya sudah semakin baik dalam performa pengajaran dari software ini sampai ke anak anak dan begitu pun anak anak yang ikut hari ini kedepannya bisa pede saat wawancara kerja bukan hanya manula tapi juga menguasai teknik gambar dalam menggunakan software khususnya AutoCAD,” tutupnya.

Leave a Comment