Menjejak Dunia Industri: Mahasiswa Teknik Elektronika Politeknik PGRI Banten Kunjungi PT. Conch Cement Indonesia
Serang, 22 Mei 2025 — Di bawah mentari cerah yang menyinari kawasan industri Serang, semangat puluhan mahasiswa Program Studi Teknik Elektronika Politeknik PGRI Banten (POLGRI) terpancar penuh antusias. Hari itu, 22 Mei 2025, menjadi salah satu momen bersejarah dalam perjalanan akademik mereka: sebuah kunjungan industri yang membuka jendela dunia nyata—ke jantung operasional PT. Conch Cement Indonesia, salah satu pemain utama dalam industri semen nasional.
Dipimpin oleh Ketua Program Studi Teknik Elektronika, Ibu Salsanabila Mariestiara Putri, ST., MT., rombongan mahasiswa disambut hangat oleh pihak perusahaan. Tak sekadar kunjungan biasa, kegiatan ini dirancang penuh makna, menyatukan ilmu teori dari bangku kuliah dengan realitas lapangan yang kompleks dan dinamis.
Suasana penuh semangat dan kekaguman menyelimuti peserta sejak awal. Kegiatan dimulai dengan pemaparan profil perusahaan, sejarah perkembangan PT. Conch Cement Indonesia, hingga teknologi tinggi yang digunakan dalam proses produksinya. Setiap penjelasan seolah menyulut rasa ingin tahu para mahasiswa yang dengan antusias melontarkan berbagai pertanyaan kritis.
Namun, puncak dari kunjungan ini adalah ketika para mahasiswa diajak melakukan plant tour, menjelajahi area produksi dengan segala hiruk-pikuk mesin, bau khas semen, dan pemandangan luar biasa dari pabrik berskala internasional. Di sana, para peserta benar-benar merasakan bagaimana teori kelistrikan, otomasi, dan kontrol industri yang selama ini mereka pelajari, hidup dan bekerja nyata di tengah sistem yang besar dan kompleks.
[ngg src=”galleries” ids=”23″ sortorder=”146,147,155,148,149,152,154,151,150,153″ display=”basic_thumbnail”]Yang membuat kunjungan ini semakin bermakna adalah pertemuan hangat dengan para alumni POLGRI yang kini telah berkarier di PT. Conch Cement Indonesia. Di tengah suara mesin dan lalu-lalang kendaraan industri, terjadi momen haru—saling sapa dan tukar cerita antara senior dan junior, antara yang dulu belajar di kelas yang sama, kini berdiri sebagai profesional di dunia kerja.
“Melihat alumni kami bisa sukses dan berdiri tegak di industri besar seperti ini adalah kebanggaan yang tak terhingga. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi punya daya dorong luar biasa dalam membentuk generasi yang siap kerja dan siap berkarya,” ungkap Ibu Salsanabila dengan mata berbinar.
Hubungan Politeknik PGRI Banten dan PT. Conch Cement Indonesia bukanlah baru terbentuk. Selama ini, kedua institusi telah menjalin sinergi positif dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia. Bahkan, melalui kerjasama yang erat ini, sudah ada lima mahasiswa Indonesia yang berkesempatan melanjutkan studi ke Wuhu Institute of Technology, China, dengan beasiswa penuh—sebuah pencapaian luar biasa yang membuka cakrawala global bagi generasi muda.
Kunjungan industri ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Ia adalah jembatan penghubung antara kampus dan industri, antara teori dan praktik, antara harapan dan kenyataan. Bagi mahasiswa Teknik Elektronika POLGRI, 22 Mei 2025 akan tercatat sebagai hari yang membangkitkan inspirasi dan semangat baru untuk terus belajar, berkembang, dan berani bermimpi lebih tinggi.
Dengan langkah mantap dan ilmu yang kian tajam, mereka pulang bukan hanya membawa kenangan, tapi juga bekal untuk menjemput masa depan.